Larangan Judi Bola dalam Agama Islam dan Kenapa Ia Dilarang 

Larangan Judi Bola dalam Agama Islam dan Kenapa Ia Dilarang – Permainan judi bola merupakan permainan slot onlin qqslot yang umum ditemukan dalam masyarakat Indonesia. Meski demikian, pemerintah secara tegas melarang berbagai aktifitas judi karena dinilai memberikan dampak buruk bagi masyarakat. 

Misalnya dengan menjadi seorang penjudi, seseorang enggan bekerja dan menghabiskan uang yang ia miliki untuk bermain judi. Padahal uang penting untuk memutar roda perekonomian dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

Jika seseorang memilih untuk berjudi, maka tingkat kemiskinan negara juga akan terus meningkat setiap tahunnya. Sebab uang yang dihabiskan tidak memberikan dampak yang signifikan pada perubahan strata dan status sosial di dalam masyarakat. 

Selain alasan tersebut, larangan judi bola juga terlihat dalam agama Islam. Islam melarang perjudian di dalam al-Quran, judi menjadi aktifitas yang dekat dengan perbuatan setan. Sebagai umat Islam yang baik, tentunya harus selalu melakukan apa yang diperintahkan oleh Tuhan dan menjauhi larangan-Nya. 

Apabila Anda masih merasa ragu apakah judi bola benar-benar dilarang dalam Islam, berikut adalah beberapa alasan logis mengapa aktifitas ini dilarang, diantaranya adalah:

Memalingkan Manusia

Dalam surah al-Maidah dijelaskan mengenai larangan judi karena ia memalingkan manusia dari Allah. Ini bisa terjadi ketika seseorang bermain judi, ia lupa untuk melakukan semua aktifitas ibadah kepada Allah. Padahal dengan mengingat Allah, maka hati menjadi lebih tenang dan nyaman dibandingkan dengan mengejar hal-hal yang bersifat duniawi. 

Manusia yang bermain judi tentu akan menikmati permainan tersebut, meskipun memiliki taruhan atau tidak, ia tetap merupakan permainan. Banyak ulama salaf yang melarang berbagai jenis permainan, baik ia menggunakan taruhan atau tidak, sebab ia memperbesar kemungkinan seseorang untuk lupa kepada Allah dan ibadahnya. 

Tidak hanya larangan judi bola saja, semua jenis judi dalam Islam dilarang karena ia memberikan pengaruh yang buruk bagi diri sendiri maupun lingkungan. Hasil yang didapatkan dari permainan judi, berapa pun jumlahnya, baik besar atau kecil tetap haram untuk dinikmati. 

Memiliki Manfaat yang Buruk untuk Manusia 

Hubungan antar manusia kebanyakan bukan merupakan hubungan yang tulus, kecuali ia merupakan keluarga atau teman dekat yang sudah melewati banyak suka dan duka. Selain dikaitkan dengan perbuatan setan, perjudian juga memberikan dampak negatif pada hubungan antar manusia. 

Misalnya, seseorang yang kecanduan bermain judi akan melakukan berbagai cara untuk mendapatkan uang. Uang tersebut nantinya akan digunakan untuk modal bermain, bukan untuk memenuhi kebutuhannya. Inilah yang menyebabkan hubungan antar seseorang menjadi buruk, sebab siapapun tentu enggan meminjamkan dana kepada penjudi, sebab tahu uang tersebut akan digunakan untuk aktifitas yang tidak baik. 

Hal yang sama jika penjudi mengetahui bahwa temannya mendapatkan kemenangan besar dalam permainan judi. Tentunya ia akan merasa iri karena tidak mendapatkan hal yang serupa, ini akan mengakibatkannya jatuh dalam lubang dengki dan iri hati. Ini merupakan alasan lanjutan kenapa larangan judi bola tegas dalam Islam. 

Melalaikan Seseorang dari Shalat

Semua aktifitas yang berlebihan tentu tidak baik, sebab ia akan melalaikan manusia dari ibadah dan kewajibannya kepada Tuhan. Dalam Islam, terdapat perintah untuk melakukan shalat 5 kali sehari, yang harus dilakukan oleh semua pemeluk agama ini. 

Jika seseorang bermain judi, pikirannya akan terfokus untuk mengetahui bagaimana cara mendapatkan uang dengan cepat, bagaimana memenangkan permainan, serta bagaimana ia tidak terjerat dalam hutang. Di dalam pikirannya tidak ada waktu luang untuk beribadah ataupun mengerjakan perbuatan baik serta mendekatan diri kepada Tuhan. 

Ini tentu merupakan aktifitas yang penuh madharat dan tidak dianjurkan untuk dilakukan oleh umat Islam. Larangan judi bola memang tidak tercantum secara eksplisit di dalam kitab suci, hadis, ataupun pernyataan Nabi, sebab judi bola baru berkembang di era modern ini. Namun aspek-aspeknya seperti permainan yang memiliki taruhan tetap sama, sehingga ia dilarang untuk dilakukan. 

Selain lalai shalat, mereka yang bermain judi juga lalai dalam melakukan ibadah yang lain. Mereka kebanyakan tidak membaca al-Quran, berbuat baik kepada sesama, dan melakukan hal yang positif. Ia menjadi aktifitas yang sia-sia dan tidak memberikan manfaat bagi manusia yang melakukannya. 

Hukuman untuk Mereka yang Bermain Judi

Di dalam al-Quran tidak ada hukuman yang secara rinci dijatuhkan kepada mereka yang senang berjudi. Para ulama sepakat bahwa judi merupakan perbuatan tercela yang akan dihukumi sesuai dengan syariat, yang apabila diaplikasikan di Indonesia, maka ia sesuai dengan hukum yang dijalankan oleh negara. 

Untuk Islam sendiri, hukuman untuk mereka yang berjudi akan dibalas kelak di akhirat dengan hukuman yang setimpal. Meski demikian, banyak ulama yang menganjutkan para penjudi tetap dihukumi di dunia dengan peraturan yang berlaku agar bisa memberikan efek jera. Berikut ini adalah hukuman yang akan diterima penjudi Indonesia karena melanggar aturan larangan judi bola, diantaranya:

  1. Dipenjara dengan rentang waktu yang telah ditentukan sesuai dengan undang-undang. 
  2. Denda dengan jumlah yang besar, sesuai dengan aktifitas perjudian yang ia lakukan. 
  3. Untuk daerah yang memiliki aturan istimewa, seperti Aceh misalnya, penjudi akan dicambuk dan membayar denda sejumlah ketentuan. 

Demikianlah berbagai alasan kenapa aktifitas judi bola dilarang di Indonesia, semoga informasi mengenai larangan judi bola tersebut dapat membantu Anda memahami bahwa aktifitas tersebut memang benar-benar dilarang. Tidak hanya ketentuan dalam agama Islam saja yang melarangnya, namun juga Indonesia sebagai negara tempat kita tinggal. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *