Perkembangan Larangan Judi Online di Indonesia

Bandarqq betbandarqq.com – Awalnya judi secara daring tidak hadir begitu saja di wilayah Indonesia. Sebelum internet menjangkau seluruh wilayah, perjudian dilakukan secara konvensional dengan bertemu langsung di kasino atau tempat judi lokal. Permainan yang ditawarkan juga masih terbatas dengan permainan judi umum, seperti card games, slot  games untuk tempat yang lebih modern, dan roulette serta dart.

Namun belakangan mulai marak ditemui judi online yang bertebaran di internet, baik di media sosial ataupun berupa iklan pop-up yang muncul di berbagai website. Sejak tahun 2008, keberadaan judi online telah dilarang oleh pemerintah Indonesia. Akan tetapi, sejak kapan sebenarnya larangan judi online tersebut mulai di terapkan? Berikut merupakan penjelasan singkat mengenai perkembangan judi secara daring dan larangannya.

Awal Adanya Judi di Indonesia

Di Indonesia, sebenarnya judi sudah mulai berkembang sejak masa kerajaan Hindu-Budha. Judi yang dilakukan masih berupa judi tradisional, dimana pemain; baik lawan, pihak bandar ataupun penonton, berkumpul dalam satu tempat. Tidak jarang pula ditemui aktifitas judi yang dijadikan sebagai tontonan umum, dan pada masa tersebut perjudian masih dianggap sebagai suatu hal yang wajar.

Sebelum adanya larangan judi online, biasanya judi yang dilakukan adalah sabung ayam, sebagai pilihan populer untuk bersenang-senang dan mendapatkan uang tambahan. Sedangkan jenis lainnya masih terbatas dengan permainan kartu sederhana yang dibawa oleh pendatang dari etnis luar Indonesia, khususnya Cina dan Tiongkok. Hal yang sama terjadi ketika Belanda menjajah Indonesia, struktur permainan judi menjadi kian modern dan berkembang.

Pada saat itu, masih belum ditetapkan, namun dengan adanya jumlah umat Islam yang semakin berkembang, larangan berjudi bandarqq betbandarqq.com secara bertahap mulai di legalkan di tempat tertentu. Walaupun pihak kolonial secara resmi tidak melarang kegiatan tersebut, akan tetapi akses yang diberikan pihak kolonial kepada pribumi untuk bermain judi tentu tidak begitu besar.

Perkembangan Judi di Indonesia Masa Kemerdekaan

Ketika Indonesia merdeka, larangan judi online mulai banyak diterapan, bahkan ditetapkan sebagai pasal di dalam Undang-Undang KUHP pada tahun 1974. Di dalam KUHP tersebut, pasal yang menyebutkan tentang judi terdpat di pasal 303 dan 303 bis, atau dalam kata lain pasal yang telah disempurnakan untuk menyesuaikan perkembangan zaman.

Akan tetapi di Indonesia sendiri pernah terjadi pelegalan judi, yakni di Jakarta ketika Ali Sadikin menjabat sebagai gubernur. Ali memang berambisi untuk membuat Jakarta menjadi kota yang lebih modern, dengan mendirikan kasino di daerah Ancol kemudian menarik pajak dengan tinggi. Cara ini berhasil dan di era 70-an, Jakarta sudah mulai berkembang menjadi kota metropolitan.

Larangan judi online kemudian di buat ketika akhir abad ke-20, penggunaan internet mulai marak digunakan, walau belum menyentuh seluruh wilayah Indonesia. Dengan makin di hambatnya aktifitas judi secara konvensional, para bandar kemudian beralih membuat server untuk melakukan perjudian secara daring. Awalnya berjalan lancar karena memang belum ada pelegalan di Indonesia, sebelum kemudiandi tahun 2008 di tetapkan Undang-Undang ITE atau Informasi dan Transaksi Elektronik.

Ini dikarenakan mulai banyaknya ditemukan kasus penipuan sebagai efek samping banyaknya orang mencoba bermain judi secara daring dengan iming-iming hasil yang besar. Selain itu, judi sendiri merupakan aktifitas ilegal yang dikecam oleh banyak agama, dari Islam, Kristen, hingga Budha dan Hindu karena membawa efek buruk bagi mereka yang melakukannya.

Perjudian secara Daring

Perjudian sendiri memiliki konsep larangan judi online yang berbeda-beda, namun biasanya sebagai suatu aktifitas bermain dan bertaruh dimana pemenang akan mengambil apa yang dipertaruhkan pihak yang kalah. Menurut undang-undang di pasal 303 KUHP  ayat ke-3, perjudian merupakan permainan yang mengharapkan kemenangan berdasarkan keuntungan. Faktor penentu kemenangan juga akan naik bila pemain pernah memainkan permainan yang sama sebelumnya.

Sedangkan perjudian daring merupakan permainan judi yang dimainkan secara virtual, dengan transaksi, permainan, dan taruhan tanpa perlu bertatap muka dengan pemain. Arena yang digunakan untuk bermain biasanya berupa server dengan media akses perangkat mobile ataupun dekstop. Pengertian inilah yang menjadi dasar larangan judi di Indonesia, karena ia tetap memberikan efek negatif pada pemain.

Menurut UU ITE di ayat ke-2 pasal 27, diterangkan bahwa mereka yang sengaja dan tanpa memiliki legalitas melakukan distribusi larangan judi online, memberikan transmisi, ataupun mempermudah akses informasi atau dokumen elektronik yang berkaitan dengan konten judi merupakan seorang pemain atau bandar. Mereka telah melanggar ketentuan dan akan mendapatkan hukuman.

Hukuman tersebut bisa dilihat pada UU tahun 2016 pada ayat ke-2 pasal 45 yang mengatakan bahwa seseorang yang berkualifikasi seperti yang tertulis di UU ITE pasal 27 ayat ke-2, akan dipenjara paling lama 6 tahun, sedangkan denda yang dibayarkan paling banyak 1 miliar rupiah. Hukuman penjara dan denda akan diberikan ketika penjudi tersebut setelah persidangan dilakukan.

Saat ini undang-undang tersebut mulai dijalankan dan makin di perketat oleh aparat hukum. Ini terlihat dengan banyaknya bandar yang tertangkap karena proses transaksi bocor yang dilakukan oleh pihak bandar atau penjudi. Larangan judi online terlihat makin baik dari tahun ke tahun.

Itulah penjelasan singkat mengenai perkembangan larangan judi online di Indonesia dan hukuman yang akan di dapatkan. Sebagai warga negara yang baik, sebaiknya Anda menghindari perjudian, baik untuk menghindari hukuman yang ditetapkan maupun sebagai manusia yang menghindari untuk melakukan perbuatan tercela. Semoga informasi ini bisa membantu Anda untuk memahami larangan judi secara daring di Indonesia.

5 Alasan Kenapa Judi Dilarang di Indonesia

Dominoqq – Di antara sekian banyak kasus pidana yang ada di Indonesia, kasus perjudian saat ini menjadi semakin banyak yang terlibat. Hal ini dikarenakan perjudian sudah mengikuti perubahan zaman di mana perjudian bisa diakses secara online. Jadi, meskipun tempat perjudian konvensional seperti kasino atau rumah perjudian dominoqq lainnya sudah tidak terlalu banyak, namun praktek judi masih berlangsung secara sembunyi-sembunyi.

Dibandingkan dengan perjudian zaman dulu, jangkauan perjudian online jauh lebih luas karena tidak terbatas ruang dan waktu. Kapan saja dan di mana saja, selama semua tempat bisa dijangkau oleh jaringan internet, setiap orang bisa dengan mudah mengakses situs perjudian. Meskipun sudah jelas perjudian dilarang, terlebih bagi orang-orang yang berada di bawah umur 18 tahun, praktek itu masih tetap berjalan sampai saat ini.

Judi dilarang bukan hanya semata tidak sejalan dengan hukum, nilai, norma dan prinsil yang berlaku di Indonesia atau juga tidak sesuai dengan ajaran agama. Ada alasan-alasan lain kenapa judi dilarang untuk dimainkan, terutama di negara ini. Padahal jika berdasarkan iklan-iklan yang biasa muncul di situs-situs atau pesan singkat acak yang sampai di ponsel, perjudian bisa memberikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Sayangnya, semua iklan itu hanya rayuan semata. Berikut beberapa alasan perjudian itu dilarang.

Membuat Stres

Alasan awal seseorang bermain judi pada dasarnya adalah untuk main-main belaka. Sekedar mencoba refreshing sambil berusaha mendapatkan uang tambahan. Tapi sayangnya, bukannya mendapatkan penyegaran setelah bermain justru ternyata beban pikiran semakin bertambah dikarenakan kalah. Ditambah, jika kekalahan tersebut terjadi secara berturut-turut, tentu saja akan membuat kesal dan menjadikan seseorang terkena tekanan.

Jika tekanan ini sampai dilampiaskan kepada orang-orang terdekat maka hasil akhirnya malah tidak akan bagus. Itu bisa merusak hubungan pertemanan bahkan hubungan kekeluargaan. Makanya tidak sedikit orang yang terlibat dengan perjudian keadaan dirinya menjadi kacau. Begitu juga hubungan dengan orang-orang terdekatnya. Tidak ada yang bisa mempertahankannya dalam keadaan yang baik dan layak.

Akar Kemalasan

Untuk menjalani kehidupan, seseorang tidak hanya bisa berdiam diri saja berharap ada seseorang mengasihani atau berharap keajaiban datang dan memberikan banyak keberuntungan. Orang-orang macam ini biasanya adalah orang-orang pemalas yang hanya bisa berpangku tangan. Sekali pun berusaha, usaha yang dilakukan tidak maksimal dan mencari jalan mudah dengan cara berjudi. Itulah salah satu alasan lain kenapa judi dilarang oleh pemerintah dan juga agama karena bisa menyebabkan seseorang semakin malas.

Kehidupan seseorang akan berubah hanya jika orang tersebut benar-benar berusaha. Sedangkan dalam perjudian semuanya hanya ditentukan oleh keberuntungan semata. Jika mengitu langkah seperti itu terus maka tidak akan pernah ada kemajuan dalam hidup. Orang yang berkubang dalam perjudian hanya akan semakin terpuruk. Karena pada dasarnya, taruhan pada suatu permainan judi menghabiskan sebagian besar modal yang dimiliki dan memberikan keuntungan kecil.

Tidak Akan Membuat Kaya

Jangan pernah percaya dengan kata-kata bahwa perjudian bisa membuat seseorang menjadi kaya dalam sekejap. Banyak modal yang dikeluarkan terlebih dahulu sebelum akhirnya seseorang bisa menang dalam perjudian. Meskipun mendapatkan kemenangan di awal, kemenangan tidak datang secara beruturut-turut pada satu orang saja. Hanya sepersekian persen dari uang modal yang pernah dipertaruhkan dalam permainan judi yang bisa kembali ke tangan pemain.

Meskipun dikatakan bahwa perjudian, terutama perjudian online, menawarkan bonus serta jackpot besar, penawaaran itu berlaku dengan syarat-syarat tertentu. Supaya bisa mendapatkan jackpot, seseorang harus membeli tiket terlebih dahulu. Jika bisa membuat formasi tertentu dan menang, keuntungan akan berlipat ganda. Namun jika kalah, uang yang sudah dibelikan untuk membelil tiket dan dipasang taruhan akan hilang. Itu sangatlah merugikan dan itu menjadi alasan tambahan kenapa judi dilarang untuk dilakukan.

Menjadi Pangkal Tindak Kriminal Lain

Tidak sedikit orang mulai berbuat kriminal supaya bisa memenuhi kebutuhannya untuk berjudi. Misalnya saja memenuhi kebutuhan modal atau dana taruhan. Perlu diketahui bahwa kebanyakan orang yang terlibat dalam perjudian adalah orang-orang yang memiliki tingkat kesejahteraan dari kelas menengah ke bawah. Ini artinya bahwa pendapatan yang dimiliki biasanya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan keperluan penting lainnya.

Supaya bisa terus memenuhi kebutuhan berjudi, ada yang mulai meminjam uang, menjual barang atau lebih parah adalah mengambil uang yang bukan menjadi hak miliknya. Awalnya mungkin sedikit saja tapi jika uang yang sedikit itu tidak bisa memenuhi kebutuhan lagi, tidak sedikit orang yang mulai melakukan permapokan besar. Bukan hanya masalah pencurian, tindakan kriminal lain yang bisa muncul karena perjudian. Tindak kekerasan, mabuk-mabukan dan lainnya bisa menjadi akibat negatif lain yang timbul karena perjudian.

Mendapatkan Sanksi

Alasan yang sudah cukup jelas kenapa judi dilarang adalah tindakan tersebut akan mendapatkan sanksi atau hukuman. Banyak negara yang menetapkan peraturan ketat mengenai perjudian. Begitu juga dengan negara Indonesia. Sudah semenjak lama, para pelaku pidana perjudian akan mendapatkan hukuman kurungan dan/atau denda. Lama dan besarnya sanksi yang ditetapkan tergantung dari berat tidaknya tindak perjudian yang dilakukan.

Untuk tindak judi konvensional akan dikenakan pasal penertiban perjudian serta pasal dalam KUHP mengenai perjudian. Sedangkan untuk perjudian online, bukan hanya dikenakan pasal-pasal tersebut saja, pelakunya juga akan dikenakan pasal ITE karena berhubungan dengan transaksi elektronik. Seseorang bisa dikurung puluhan tahun dan terkena denda ratusan juta. Maka bisa dikatakan bahwa lupakan menjadi kaya dalam waktu sekejap karena yang menanti Anda adalah hukuman.

Berdasarkan alasan-alasan tersebut sudah jelas bahwa perjudian memiliki sisi negatif yang sangat besar. Jika masih banyak yang menanyakan kenapa judi dilarang maka orang tersebut harus merasakan terlebih dahulu pahitnya dunia perjudian serta dinginnya dinding penjara supaya bisa jera. Belum lagi dendanya yang selangit yang akan sulit untuk dibayar, apalagi oleh orang-orang kelas menengah ke bawah.

4 Alasan Judi Slot Online Dilarang di Indonesia

4 Alasan Judi Slot Online Dilarang di Indonesia – Kemajuan teknologi membuat banyak aktivitas bisa dilakukan dengan mudah, salah satunya berjudi. Jika dulu judi hanya bisa dilakukan secara tradisional, seperti togel, sabung ayam, bermain kartu dengan bertatap muka langsung, beberapa jenis judi lainnya, kini judi bisa dilakukan secara online tanpa harus keluar rumah dan bertemu dengan para pemain judi lainnya.

Para pelaku judi online melakukan taruhan secara virtual. Hal inilah yang membuat pemerintah akhirnya turun tangan dan membuat peraturan demi memberantas praktik perjudian online tersebut.

Salah satu upaya pemerintah dalam mengatasi perjudian online yang semakin marak di Indonesia adalah dengan menetapkan undang-undang ITE yang melarang dan membatasi berbagai jenis permainan judi slot online di internet. Kebijakan tersebut telah membongkar kedok website judi, meski belum semua situs judi online yang berhasil diblokir permanen.

Berbeda dengan Indonesia, di luar negeri, permainan judi justru memberikan keuntungan tersendiri bagi negara. Negara mendapatkan pemasukan dari permainan judi tersebut. Bahkan di beberapa kota seperti Macau dan Las Vegas telah disediakan kawasan khusus untuk melakukan judi dan membuat kota tersebut menjadi penyokong perekonomian negara.

Kenapa Indonesia tidak mau melakukan hal yang sama untuk meningkatkan perekonomian atau pendapatan negara? Bukankan wisata di Indonesia pada sebuah pulau tak berpenghuni akan lebih menarik wisatawan asing jika dibuat menjadi pusat casino?

Berikut alasan pemerintah Indonesia tak mau melegalkan dan bahkan melarang perjudian baik online maupun konvensional.

Ada Undang-Undang yang Mengikat

Melalui undang-undang perjudian, secara khusus pemerintah telah melarang apa pun jenis praktik judi Bandarqq. Hal tersebut bertujuan agar masyarakat memilih cara atau alternatif lain untuk mendapatkan penghasilan.

Tak hanya ada undang-undang KHUP yang dibuat untuk melarang perjudian konvensional, tetapi ada juga UU ITE yang membuat ruang gerak dan praktik dari judi slot online menjadi terbatas.

Masyarakat yang melanggar peraturan tersebut akan mendapatkan hukuman berupa penjara dan denda uang jutaan rupiah. Ada juga pasal judi berlapis yang akan menjerat para pelaku judi dengan hukuman berlapis.

Agama Melarang Judi

Agama-agama yang ada di Indonesia melarang praktik perjudian, khususnya agama Islam yang dengan jelas dan gamblang melarang umatnya bermain judi dalam bentuk apapun, baik konvensional maupun online. Islam sendiri merupakan agama mayoritas di Indonesia, sehingga dampak pelarangan ini juga sangat berpengaruh besar.

Agama lain seperti Nasrani, Budha, dan Hindu juga melarang umatnya turut bermain judi. Pasalnya, judi dapat merugikan pemainnya sendiri dan orang lain. Orang yang taat beragama tentu tidak akan mau melakukan judi atau turut terjerat ke dalamnya. Sebab, mereka akan menghindari apa yang telah diharamkan dalam agama.

Anak Muda yang Rentan

Kemajuan teknologi membuat berbagai kegiatan menjadi lebih mudah dan praktis. Berbagai kemudahan ditawarkan lewat jaringan internet, termasuk mendapatkan uang secara cepat dan mudah. Hal itu membuat beberapa orang memanfaatkan hal ini untuk membuat permainan judi slot online.

Judi yang ada di dunia internet menawarkan kemudahan dalam mendapatkan banyak uang secara cepat dan instan. Hal ini tentunya sangat mempengaruhi orang-orang yang tidak mau berpikiran panjang. Mereka yang butuh uang dan berpikir pendek akan memilih judi sebagai alternatif untuk mendapatkan uang.

Apabila kondisi di atas dibiarkan secara terus-menerus, maka akan dapat membuat banyak anak muda menjadi malas bekerja dan akhirnya terjebak dalam jeratan judi online. Padahal, sebagai generasi muda, mereka sudah sepatutnya melakukan suatu pekerjaan yang baik agar dapat memperbaiki ekonomi negara dan dirinya sendiri.

Selain itu, seharusnya anak muda juga mampu bersaing dalam karya dan produktivitas lainnya dengan generasi di negara lain di Asia. Anak-anak muda itu tak seharusnya duduk menghabiskan waktu untuk bermain judi dan menghabiskan uang secara cuma-cuma akibat kekalahan judi slot online. Sebab, anak muda merupakan aset negara dalam bentuk Sumber Daya Manusia yang dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan negara.

Meningkatkan Kemiskinan

Jika mendapatkan kemenangan, tentu hal itu menjadi kesenangan dan keuntungan bagi pelakunya. Namun, bagaimana dengan yang kalah? Uang yang dipertaruhkan hilang begitu saja dalam sekejap mata. Harta mereka habis terkuras karena kalah bermain judi. Sementara, kebutuhan hidup terus berjalan dan membutuhkan uang untuk memenuhinya.

Sementara, jika pun mendapatkan kemenangan, hal itu tak akan terjadi secara terus-menerus. Kemenangan yang didapat sekali di awal permainan, bisa berujung dengan kekalahan yang terjadi berkali-kali hingga menguras harta yang dimiliki. Sehingga, para pelaku judi tidak pernah benar-benar mendapatkan kemenangan dan kejayaan dari permainan judi yang mereka ikuti.

Akibat dari hal di atas, para harta yang dimiliki para pelaku judi terkuras habis. Bahkan, tak jarang mereka rela menjual harta yang ada di rumah untuk memenuhi nafsunya bermain judi, baik judi konvensional maupun judi slot online. Akibatnya, mereka menjadi orang yang miskin. Kemiskinan ini juga akan menghambat laju perekonomian negara.

Selain menambah kemiskinan, judi juga akan menambah tingkat kejahatan. tak sedikit kasus kriminal terjadi akibat para pelakunya terjerat dalam perbuatan judi. Hal ini tak lepas dar kekalahan yang didapat oleh para pemain. Akibatnya, mereka nekat melakukan tindakan kriminal apa pun untuk mendapatkan uang, baik untuk ikut kembali bermain judi, maupun untuk membayar hutang akibat kekalahan dalam berjudi.

Itulah beberapa alasan negara Indonesia melarang judi, baik judi secara konvensional maupun judi slot online. Judi tak hanya merugikan diri sendiri, tapi juga keluarga, masyarakat, dan negara.

Penting Untuk Dikenali! Bentuk Serta Jenis Judi yang Dilarang

Penting Untuk Dikenali! Bentuk Serta Jenis Judi yang Dilarang. Baik menurut hukum negara atau pun agama sangatlah beragam. Pada jaman dulu judi ini tidak dilarang di Indonesia karena pelaku judi masih bisa mengendalikan diri dan kebanyakan dari mereka menganggap judi sebagai kegiatan untuk bersenang- senang saja. Terkadang kita memang abai dan tidak mau tahu tentang judi beserta orang- orang yang terlibat didalamnya. Namun begitu, kita juga harus waspada karna bisa saja kegiatan ini akan menimpa pada salah satu saudara kita yang sedang terpengaruh oleh teman- temannya. Seperti yang pernah terjadi pada saudara penulis.

Bukan saudara dekat sih, tapi tetap saja membuat kaget dan tercengang, bahkan tidak bisa dipercaya. Memang kita tidak bisa melarang mereka begitu saja, karna sebenarnya mereka juga sudah dewasa dan tahu bahwa judi di Indonesia dilarang dan ilegal. Namun begitu mereka tetap saja melakukan kegiatan ini karena mungkin sudah mendarah daging tingkat kesenangannya.

Pada jaman sekarang ini pemerintah telah menetapkan pasal- pasal dan undang- undang tentang larangan perjudian sehingga sekarang judi dianggap sebagai kegiatan ilegal dan pelakunya biasanya melakukan kegiatan judi dengan diam- diam. Larangan jenis judi yang di larang di Indonesia muncul karena berbagai hal mengerikan terjadi dan tentu saja sangat merugikan masyarakat terutama rakyat kecil.

Walau kini perjuadian bandarqq mengalami transpormasi seiring dengan perkembangan jaman dan teknologi, akan tetapi tetap dilarang. Kini saat seseorang atau Anda ingin melakukan perjudian tak perlu lagi keluar dari rumah.

Judi atau segala bentuk yang memiliki kesamaan dengaanya dilarang baik oleh hukum negara Indonesia juga agama, salah satunya Islam. Karena perjudian sangat merugikan dan  merupakan tradisi dari orang-orang Jahiliyah yang tak disukai oleh Allah SWT. Judi membuat orang ketagihan dan sering pula membuatnya lupa akan orang-orang disekelilingnya.

Judi juga dapat membuat seseorang semakin jatuh terjebak dalam dosa dan kenistaan. Tak sedikit orang yang berjudi pada akhirnya membuat dirinya sendiri melakukan hal-hal negatif atau kriminal. Bahkan ada yang hingga kehilangan orang-orang tercintanya juga dirinya sendiri, sebuah fenomena yang tak ingin dialami oleh siapa pun.

Karena itulah jenis judi yang dilarang oleh agama memiliki dasar yang kuat dan tercantum dalam surat-surat pada Al Quran. Pada jaman jahiliyah, orang-orang berjudi dengan cara melakukan undian setelah sebelumnya berserikat untuk membeli seekor unta. Dengan undian tersebut hanya sebagian orang saja yang mendapat bagian yang berbeda.

Sebuah cara yang tak disukai oleh agama dan Allah karena melalui undian tersebut, ada pihak-pihak ayng tak mendapatkan bagian walaupun telah ikut berserikat tau pun patungan. Itulah salah satu contoh dan alasan kenapa judi dilarang dan tak disukai pada jaman apa pun juga agama apa pun.

Seiring dengan perkembangan jaman, perjudian pun berubah bentuk hingga beraneka ragam, diantaranya adalah :

  • Hadiah Undian

Mendapat hadiah rahasia atau undian saat Anda membeli barang. Kini banyak penawaran untuk meningkatkan penjualan dengan cara mengadakan undian atau hadiah yang tak disebutkan jika membeli produknya dan kemudian. Ini merupakan salah satu dari bentuk jenis judi yang dilarang dalam agama Islam.

  • Kupon Undian

Undian yang dahulu hingga kini masih banyak diadakan secara sembunyi-sembunyi. Seperti undian dengan membeli kupon yang terdapat angka-angka tertentu. Dahulu kupon undian seperti ini banyak sekali disediakan dengan alasan kepentingan sosial. Kupon tersebut akan diundi dan ditentukan pemenang kesatu hingga ketiga.

Dengan semakin berkembang dan bertambahnya pengetahuan akan hukum dan agama, maka kupon tersebut pun dilarang. Namun, masih ada saja yang melakukannya secara sembunyi-sembunyi karena tergiur dengan hadiah yang cukup besar.

  • Asuransi

Merupakan salah satu bentuk dari perjudian. Bukan hanya kendaraan seperti mobil yang diasuransikan, bahkan artis-artis ternama melakukan untuk suara merdunya.

Asuransi kendaraan, barang-barang, kebakaran, kerusakan dan masih banyak lagi jenis asuransi lainnya yang diharamkan. Sebuah perbuatan yang sangat tidak disukai dan dilarang oleh Agama Islam.

  • Perdagangan virtual

Atau lebih dikenal dengan perdagangan mata uang asing, seperti yang banyak ditawarkan diberbagai media sosial seperti forex trading. Sebuah perdagangan virtual yang menawarkan keuntungan yang luar biasa, akan tetapi ada resiko kerugian yang besar juga didalamnya. Sebuah bentuk modern jenis judi yang dilarang oleh agama.

Tak sedikit orang yang mengalami kerugian akibat tak mengerti bagaimana sebenarnya forex trading tersebut. Karena dalam keuntungan yang besar ada pula kerugian yang besar atau high risk high return. Kebanyakan orang terlena dengan keuntungannya sehingga lupa diri dan akhirnya justru uang yang dimiliki habis.

  • Permainan pada tempat permainan.

Banyak permainan yang sering dimainkan terutama oleh anak-anak di sebuah tempat hiburan atau pun perbelanjaan. Ada beberapa jenis permainan yang justru sebenarnya merupakan perjudian, akan tetapi karena dikemas sedemikian rupa menjadi banyak yang tak menyadarinya.

  • Lomba, pertandingan atau sebuah kontes.

Perlombaan atau pun perbuatan yang mengarah pada perjudian dan diharamkan seperti lomba kecantikan, adu kambing, sambung ayam dan lain-lain.

Itulah beberapa bentuk dan jenis dari perjudian yang dilarang karena mengandung unsur merugikan bagi diri sendiri juga orang lain. Tak sedikit orang-orang yang awalnya menikmati salah satu bentuk judi tersebut hingga akhirnya ketagihan dan habis semua kekayaan yang dimilikinya.

Kini dengan Anda mengetahui jenis serta bentuk dari jenis judi yang dilarang oleh agama beserta alasannya, maka dapat menghindarinya. Sebuah perbuatan yang bukan hanya dilarang oleh agama juga negara.