Alasan Judi Dilarang Untuk Siapapun

Bandarqq. Judi adalah mempertaruhkan hal yang pasti pada ssuatu yang membayang. Misalnya uang anda sudah pasti adalah uang yang dapat digunakan sebagaimana mesyinya, namun anda mempertaruhkannya pada sebuah angan yaitu hadiah yang belum tentu anda dapatkan. Anda membuang manfaat asli dan menggantungkannya pada sebuah harapan semu, sehinga ketika harapan anda tidak sesuai maka besar kemungkinan anda akan kecewa dan akan melampiaskan kekecewaannya terhadap umpatan-umpatan tidak berharga. 

Jenis judi sangat bervariasi ada yang memakai poker, dadu, bola dll bahkan sekarang ada jenis judi bandarqq secara modern lewat online dengan hp atau pc. Akan tetapi sama setiap judi itu menaruhkan angan-angan besar dengan nol usaha atau sama sekali dapat ditebak sehingga hasilnya mengecewakan bagi sebagian orang. Tidak sedikit orang yang terjebak dalam angan semu karenanya, mereka enggan melakukan pekerjaan karena menurutnya judi dapat memperoleh kenikmatan yang mudah tanpa harus bekerja. Banyak yang kecanduan karenanya mereka mengikuti dan terus menerus saampai lupa ssegalanya.

Judi sangat dilarang keras untuk siapapun baik oleh agama maupun pemerintah sendiri, dalam pemerintah diatur dalam KUHP dan UU No 7 Tahun 1974 tentang penertiban perjudian. Dan dalam Al-Quran surat Al-Maidah bahwa ayat 90 bahwa judi dikategorikan dengan minuman keras dan berkurban untuk brhala serta mengundi nasib. Dan masih banyak lagi kenapa judi harus dilarang untuk umat manusia. Berikut beberapa alasan dilarangnya judi untuk siapapun orangnya. Simaklah!

Menjadikan serakah 

Tidak bisa dipungkiri permainan judi adalah yang menggiurkan bagaimana tidak? Hanya dengan modal sedikit bisa kembal berpuluh kali lipat. Sehingga tidak sedikit orang yang terbuai karenanya. Banyak yang mempertaruhkan pundi-pundi kekayaannya yang sudah pasti. Jika anda sudah kecanduan bermain judi mengakibatkan sebuah keserakahan yang besar, baik untuk yang masih kalah apalagi untuk pemenangnya.

Orang yang menang dalam berjudi sudah pasti akan selalu mendapatkan kenikmatan serupa yang ia peroleh padasaat menang. Ia rela setiap hari mengundi nasibnya bahkan sampai hartanya tak tersisa, karena memang skema judi tidak mungkin orang akan selalu menjadi pemenang. Pemenang akan jatuh kepada siapapun bahkan bila seandainya tidak ada yang menangpun semua orang tidak tahu. Untuk kompetitio judi yang masih kalahpun mereka sangat serakah akan menghabiskan berapapun agar nafsunya terpuaskan dengan mengabaikan kemampuan. Naudzubillah. Itulah alas an judi dilarang.

Menjadikan Malas

Sudah dikatakan sebeumnya bahwa judi menruhkan sebuah angan yang besar, hadiah tak terduga, tanpa bekerja keras sedikitpun bagi para pemainnya, sehinga mereka yang terbuai senantiasa berasa kemenangan didepan mata saat mereka memainkannya, mereka merasa sudah dekat dengan kemenangan ketika sering memainkannya, mereka akan selalu berfikiran seperti itu ehingga enggan untuk melakukan apapun karena tahu dia telah memilih jalan yang dikira nikmat. padahal mana ada kemenangan besar dan kenikmatan yang diperoleh tanpa sebuah kerja keras.

Selain karena factor angan yang tinggi, yang menjadikan orang enggan melakukan sesuatu untuk usahanya sendiri dalam memperoleh pekerjaan adalah karena yang terus dipikirkannya adalah cara supaya menang dalam judi, dan itu dipikirkan setiap saat, bagaimana cara main, bagaimana insting yang bagus, mereka melakuka hal yang sia-sia untuk sebuah hal yang tidak pasti. Mereka sibuk bahkan saat main permainan sampai larut satu hari/ malam dan pulang tidak dapat apa-apa, itulah yang menjadikannya tidak dapat berbuat positif karena lingkaran setan yang mengelilinginya, Naudzubillah sudah jelas kan alasan judi dilarang.

Menurunkan kualitas keimanan 

Judi membuat keimanan atau kepercayaan terhadap tuhannya menurun. Bagaimana tidak, saat akan bermain saja mengundi nasib pada jalan lotre atau permainan judi berarti mereka sudah mengesampingkan nama tuhan dalam hati anda, bahwa yang dapat memberi rezeki kepada anda itu kemenangan judi bukan dari kuasa tuhan. Itulah kenapa para pakar agama melarang sebuah perjudian, judi dapat menurunkan drajat kemanusiaan dengan mudah, orang akan melakukan apa saja agar mendapatkan sebuah kemenangan, bahkan mengesampingkan urusan tuhannya. 

Selain itu, judi dapat membuat derajat sesama manusia pun menurun. Mereka akan mengumpat sejadi-jadinya bila apa yang diangankan tidak tercapai. Bahkan rasa iri pun menghampiri setiap para pemain, bagaimana tidak sama-sama memasang dengan jumlah yang sama yang kalah akan menggigit jari, mereka akan menarhkan iri hatinya sampai berbuat sesuatu yang diluar ajaran agama agar dia memenangkan permainan. Misalnya menanyakan kepada sebuah pohon besar, menanyakan kekuburan dll, jangan sampai anda terjebak pada lingkaran setan perjudian. Sungguh jelas alasan judi dilarang.

Yang kaya makin miskin. 

Dalam bermain judi, walaupun anda rasa tidak seberapa dari kekayaan yang anda miliki, percayalah bahwa sekecil apapun merugi itu adalah rugi, dimana ketika anda tidak merasakan sebuah kerugian dalam diri anda padalah anda sedang merugi itu yang celaka, pasalnya anda mengira semua baik-baik saja. Anda menghabiskan nominal setiaphari dan tidak tahu kapan meang, padahal nominal tersebut bisa digunakan untuk hal yang lain. Dan itu terjadi setiap hari, bahkan anda rela merong-rong lebih besar kantong anda bila sedang bernafsu, anda akan berkonsentrasi agar menang dengan berbagai cara, dan cara itu merenggut kekayaan anda. Sangat logis alas judi dilarang.

Jangan sekali-kali untuk anda yang belum terjun kedunia perjudian melakukanya, akan terdapat banyak keburukan didalamnya yang masih belum tertuang diatas. Alasan judi dilarang sangat logis dengan kebukukannya. Jadi, jangan duakan tuhan anda dengan sebuah alat sehinga kamu menjadikanya berhala.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *